Pict by google
Jembatan Ratapan Ibu ini memiliki cerita sejarah yang sangat mengharukan. Begitu banyak wisatawan yang berkunjung ke jembatan ini. Selain ingin melihat bentuk jembatannya, para wisatawan tersebut juga penasaran ingin mengetahui kisah dibaliknya.
Lokasi
jembatan ini sangat mudah ditemukan oleh para wisatawan. Letaknya tidak jauh
dari kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Tepatnya di jalan Jenderal Sudirman, yang
melintasi sungai Batang Agam. Batang Agam ini menghubungkan antara pasar
Payakumbuh dengan pasar Ibuh.
Pada
awalnya, jembatan ini dibangun oleh serdadu Belanda pada tahun 1818, yang
memiliki panjang 40 meter. Arsitektur bangunannya pun masih tampak kuno.
Pembangunan jembatannya tidak menggunakan tulang besi dan susunan batu bata.
Jembatan ini merupakan saksi bisu sejarah perjuangan pemuda nagari Payakumbuh
pada zaman dahulu.
Diatas
jembatan inilah pemuda nagari Payakumbuh dahulu dibantai dan dan dibunuh oleh
serdadu Belanda. Mereka disuruh berbaris dipinggir jembatan yang menghadap
sungai, lalu serdadu Belanda mengeksekusinya dengan cara menembak. Kemudian
mayat mereka dilempar ke sungai Batang Agam yang tepat berada dibawah jembatan
itu, yang kemudian hanyut dibawa arus sungai.
Kejadian
itu disaksikan oleh masyarakat sekitar. Kaum ibu yang melihatnya tidak bisa
berbuat banyak, selain pasrah dan terus menagis setelah melihat peristiwa kejam
itu.
Untuk
mengenang peristiwa itulah akhirnya jembatan yang menjadi tempat eksekusi
serdadu Belanda itu diberi nama Jembatan
Ratapan Ibu. Di ujung jembatan juga dibangun sebuah tugu patung seorang
wanita yang sedang menagis dengan tangannya yang menunjuk kearah sungai Batang
Agam, tempat mayat pemuda nagari Payakumbuh dilempar Serdadu Belanda.
Jembatan
Ratapan Ibu ini merupakan tempat bersejarah yang menjadi objek utama bagi para
wisatawan yang berkunjung ke kota Payakumbuh. Lokasinya yang sudah diperbaharui
pun dijamin akan membuat sobat SMS merasa nyaman saat berada ditempat itu.
Jangan lupa berkunjung lagi ya unii
BalasHapusWah jadi pengen ke Padang buat liat jembatannya
BalasHapusJangan cuma liat jembatannya doang, tp datangi tempat wisata di sana. Banyak yg keren keren loh. Hihi
HapusJadi pingin tahu tempat-tempat besejarah lainnya di Padang. Semoga bisa kesana ��
BalasHapusMasih banyak tempat bersejarah lainnya. Jgn lupa luangkan waktu liburannya buat dtg ke padang ya
HapusRindu kampung halaman
BalasHapusAyo pulang kampung..
Hapusbelom pernah kesini masa yos, pas pulang kampung nanti ya.... keren sih tulisannya informatif orang jd mau main kesana hehe
BalasHapusAlhamdulillah. Makanya nanti main lah ke payakumbuh kak biar bisa liat langsung jembatannya. hehe
Hapus